Minggu, 06 Juli 2008

Kapan saat membeli saham

CAN SLIM

C
Current Quarterly earning per share: the higher the better
Laba per saham tiap triwulan: makin tinggi makin bagus
PER minimal 18-20%
Penjualan naik 25%
Waspadalah: laporan keuangan dapat menyesatkan
Laba yang turun dalam dua triwulan berarti bencana

A
Annual earnings increase: look for significant growth

Pertumbuhan laba tahunan:pilih pertumbuhan laba yang signifikan
Pertumbuhan tahunan >25-50 %
Pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir harus besar.
Ratio return on equity (roe) > 17%
Buang saham pecundang dalam keranjang anda.
P/E tinggi dapat mempunyai daya tarik

N
New products, new management, new highs: buying at the right time

Produk baru, manajemen baru, puncak baru
Perhatikan adanya produk/jasa baru, manajemen baru, kondisi industry yang mantap perbaikannya.
Beli saham yang mampu menembus ruang konsolidasinya dan menyentuh posisinya yangbaru
Produk baru yang mendatangkan keberhasilan besar.
Paradok bursa: harga saham yang mulai naik besar-besaran, justru bergerak naik, sebaliknya yang sedang bergerak turun (murah) justru makin merosot lagi.

S
Supply and demand: shares outstanding plus big volume demand

Penawaran dan permintaan: saham beredar dan permintaan bervolume tinggi
Pilih saham yang laju volumenya pesat, ketika saham bergerak keatas meninggalkan ruang konsolidasinya.
Pilih manajemen bertipe entrepreneurial, jangan tipe karakter.
Split berlebihan dapat menyakitkan
Perusahaan yang membeli kembali sahamnya
Evaluasi “bid & offer”

L
Leader or laggard: which is your stock?

Unggulan atau pecundang: dimana posisi saham anda?
Beli saham unggulan terbaik, hindari saham kelas teri. Beli saham dari perusahaan terkemuka dibidangnya.
Perbandingan kekuatan harga relative saham unggulan > 80-90
Pilih rasio debt to equity yang rendah
Beli saham dua atau tiga terbaik dalam kelompoknya
Hindari saham yang pergerakkannya seolah mengesankan
Price strength rating minimal 80 -90
Temukan juara baru dalam situasi koreksi, yang koreksinya kecil
Cermati kekuatan abnormal dalam pasar lemah

I
Institutional sponsorship: follow the leaders

Dukungan institusi: Ikuti para jawara
Beli saham yang diminati para sponsor (kenerjanya mengesankan dan mengagumkan). Pilih perusahaan yang mengijinkan para managernya ikut memiliki saham perusahaan tersebut.
Aspek kualitas sponsor: saham yang diminati intitusi yang berkinerja mengagumkan (lihat rating perusahaan)
Beli saham perusahaan yang makin banyak sponsornya (likuiditas bursa)
Perhatikan posisi baru saham yang dibeli triwulan terakhir


M
Market direction: how to determine it
Arah pasar: bagaimana mengetahuinya
Interprestasikan indeks harian bursa, pergerakan harga dan volume perdagangan, langkah responsive saham unggulan. Hal ini menentukan menang atau kalah
Perhatikan tahapan siklus bursa
Agar impas: 33% turun vs 50% naik
Lindungi dari melemahnya bursa
Menggunakan stop-losser order
Kemerosotan bursa dapat diawali oleh penurunan volume

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Pak Rfin, sengkyu atas blog ini. Sangat bermanfaat. Semoga aku bisa mendisplinkan diri dalam berinvestasi di saham ya. Salam, SP.