Minggu, 27 Juli 2008

Mr Market

Mr Market

Suatu metafora untuk menjelaskan bagaimana fluktuasi harga yang terjadi di pasar saham oleh Graham.

Hampir sepanjang waktu, pasar hampir selalu akurat dalam menentukan harga sebagian besar saham. Jutaan pembeli dan penjual yang bersitegang mengenai harga dapat menentukan nilai perusahaan dengan sangat baik – pada umumnya.

Namun kadang-kadang, harga tidak begitu tepat, terkadang justru sama sekali salah. Mr Market yang gila kambuhan (maniac depresive) tidak selalu menghargai saham dengan cara yang sama dengan appraiser (penaksir) atau pembeli privat dalam menilai suatu usaha. Alih-alih, ketika saham naik, ia dengan gembira membeli dengan harga lebih tinggi dari pada nilai objectivenya dan ketika harga menurun, ia buru-buru membuangnya dengan harga yang lebih rendah ketimbang nilai sebenarnya.

Apakah Mr Market masih ada? Apakah ia masih bersifat bipolar (berkepribadian ganda)? Anda tahu pasti bahwa ia akan begitu.


Berpikirlah untuk diri anda

Akankah anda membiarkan orang yang telah dinyatakan gila secara medis dan hukum datang ke anda paling sedikit lima kali seminggu hanya untuk mengatakan bahwa anda harus merasakan persis apa yang ia rasakan?
Akankah anda bergembira hanya karena ia juga bergembira atau merasa sengsara hanya menurutnya anda harus sengsara?
Tentu saja tidak!

Anda akan mempertahankan hak anda untuk mengendalikan kehidupan emosional anda sendiri, berdasarkan pengalaman dan keyakinan anda.
Namun ketika menyangkut finansial mereka, jutaan orang membiarkan Mr Market mengatur apa yang harus mereka rasakan dan apa yang harus dikerjakan – terlepas dari fakta bahwa dari waktu ke waktu, ia bisa menjadi lebih gila ketimbang orang gila yang di rumah sakit jiwa.

Investor pintar tidak sepenuhnya mengabaikan Mr Market, anda harus berbisnis dengannya; namun hanya sepanjang ia memenuhi keinginan anda.
Tugas Mr Market adalah memberikan anda harga, tugas anda adalah memutuskan apakah anda memperoleh keuntungan bila menindaklanjuti harga itu. Anda jangan bertransaksi dengannya hanya karena ia terus menerus memohon kepada anda.

Investasi bukanlah soal mengalahkan orang lain dalam permainan mereka. Investasi adalah mengendalikan diri anda dalam permainan anda sendiri.
Tantangan bagi investor pintar bukanlah bagaimana menemukan saham yang akan naik paling tinggi dan turun paling rendah, namun bagaimana mencegah diri anda dari musuh paling kejam bagi anda sendiri dari membeli mahal hanya karena Mr Market berkata “beli” dan dari menjual murah hanya karena Mr Market berkata “jual”.

Investor yang mau saja ikut terbawa arus dan terlalu cemas dengan penurunan pasar tak terduga dari kepemilikannya adalah orang yang dengan latah mengubah keunggulan mendasar menjadi kelemahan mendasar.

Inti masalah brinvestasi bukanlah bagaimana memperoleh uang lebih banyak ketimbang orang lain, namun memperoleh uang yang cukup memenuhi kebutuhan anda.
Cara yang paling baik untuk mengukur keberhasilan investasi anda bukan dengan bertanya apakah telah mengalahkan pasar atau tidak, tetapi dengan bertanya apakah anda memiliki rencana keuangan dan disiplin perilaku yang dapat membawa anda ke tempat yang anda ingin anda tuju.

Pada akhirnya, yang penting adalah bukan melintasi garis finish lebih dulu dari pada orang lain, namun hanya memastikan bahwa anda dapat melintasi garis itu.

Sumber: The Intelligent Investor oleh Benjamin Graham

Tidak ada komentar: