Minggu, 19 Juni 2016

Technical Analysis Terbaik

Mencari Indikator TA Terbaik

Jika anda memutuskan untuk mempelajari lebih dalam mengenai trading saham, maka cepat atau lambat anda pasti akan mendengar mengenai ilmu yang dinamakan Technical Analysis. Bagi anda yang pertama kali mempelajari mengenai technical analysis ilmu ini kemungkinan akan membuat anda tercengang, karena anda akan melihat betapa mudah dan sederhananya cara untuk memprediksi pergerakan harga saham.
Namun setelah anda mempraktekannya, anda akan menemukan menggunakan analisa technical dalam trading ternyata jauh lebih sulit daripada teorinya. 

Anda akan menemukan bahwa ada begitu banyak cara untuk menganalisa technical. Dan setelah beberapa lama mempelajari analisa ini umumnya akan muncul satu pertanyaan di benak anda yaitu :
Indikator Technical Analysis apakah yang paling akurat ?!

Kebingungan ini umumnya muncul karena ada sangat banyak buku, training, workshop, indicator, dan system trading yang ditawarkan di berbagai media untuk para trader-trader pemula, masing-masing menjanjikan keuntungan yang sangat besar, seakan-akan hal-hal tersebut akan memberitahukan kepada kita saham apa yang akan naik, dan saham apa yang akan turun, kapan harus beli dan kapan harus jual.
Jadi banyak orang yang mengira ketika dia menemukan “Indikator Terbaik” maka kekayaan dan kesuksesan akan mengalir dengan sendirinya ke portfolio mereka, namun faktanya lebih banyak trader yang bangkrut dalam proses pencarian “indicator terbaik” tersebut. 

Sebagai trader yang masih cukup baru di market (angkatan 2008) pertanyaan yang sama juga pernah muncul di kepala saya beberapa tahun yang lalu. Untuk menemukan jawabannya saya banyak membaca, mengikuti seminar, dll.

Selain itu saya juga banyak bertanya dan mencoba mencari tahu ciri-ciri para pemain saham yang sudah sukses di market, baik di Indonesia atau di dunia. Saya ingin tahu indicator apa yang mereka pakai, atau pola analisa apa yang mereka pakai. Melalui proses “tanya sana-sini” dan “baca sana-sini”, berikut ini adalah jawaban-jawaban yang paling banyak saya dapatkan dari orang-orang hebat tersebut mengenai pemakaian Technical Analysis.

Di peringkat pertama : Simple is The Best

Jawaban yang paling banyak saya dapat adalah, “simple is the best”, artinya cara analisa technical yang paling dasar dan paling sederhana adalah yang paling banyak dipakai oleh para pemain yang sukses di market. Umumnya sebagian dari mereka mengunakan Classical Technical Analysis, hanya menganalisa dengan menarik-narik garis dan membaca pattern technical. Tanpa menggunakan berbagai indicator atau system yang canggih.


Di peringkat kedua: Popular Technical Indicator  

Jawaban yang kedua paling banyak adalah para trader yang menggunakan Indicator-indicator yang paling sederhana dan paling popular yang ada di market. Bollinger Band, MACD, Stochastic dan RSI adalah 4 indicator yang paling banyak dipakai. Saya tidak pernah benar-benar buat voting yang terukur secara jitu, namun seingat saya MACD adalah indicator favorit, biasanya di-combine dengan salah satu dari Stochastic / RSI. Bollinger Band juga cukup popular dan sering dikombinasikan dengan ketiga indicator di atas.

Di peringkat ketiga: Membuat System Trading Sendiri

Jawaban ini mungkin adalah yang paling “merepotkan” karena untuk memiliki system trading sendiri dibutuhkan skill dan pembelajaran yang panjang mengenai pola pergerakan harga, dan kebiasaan-kebiasaan yang sering terulang di market, trader seperti ini umumnya sudah melewati ratusan jam dalam menganalisa  untuk membuat indicator yang paling sesuai dengan gaya tradingnya, dan yang paling dipercaya oleh trader yang bersangkutan.

Menariknya dari ketiga jawaban teratas tersebut jawaban membeli system trading A atau B tidak masuk dalam 3 peringkat teratas. Hal itu disebabkan karena salah satu kunci sukses dari trading adalah memiliki keyakinan akan cara analisa yang kita miliki, sehingga lebih mudah bagi kita untuk disiplin dengan strategi trading yang kita buat daripada yang dibuat orang lain.

Jika kita hanya membeli  system trading yang sudah jadi, sering kali system tersebut terlalu rumit dan tidak dimengerti sepenuhnya oleh pemakai, atau tidak sesuai dengan gaya trading pemakainya. Sementara gaya trading umumnya dibentuk dari pengalaman trading dan karakter si pengguna, jadi kesimpulannya :

“Tidak ada indicator yang terbaik untuk SEMUA TRADER, tapi tentunya ada indicator yang terbaik untuk MASING-MASING TRADER.”

Jadi saya percaya jika kita ingin serius menjadi trader di pasar modal, kita harus mencari gaya analisa atau indicator yang paling sesuai dengan gaya trading kita. Untuk mendapatkan jawaban tersebut kita bisa lalui dengan banyak membaca buku, untuk lebih mengerti dasar-dasar Technical Analysis, dan tentunya melalui pengalaman trading dari hari ke hari.

Jika anda ingin memakai Popular Technical Indicator seperti MACD, Bollinger Band, RSI, Stochastic, saya sangat menyarankan untuk anda membaca buku-buku yang membahas secara mendalam indicator-indicator  tersebut. Saya rasa tidak cukup hanya mengerti cara pakai indicator tersebut melalui workshop basic atau advanced technical analysis, kita harus mendalami sendiri indicator yang kita pakai. Ada beberapa buku yang saya rekomendasikan untuk anda baca :

Technical Analysis for Megaprofit (Edianto Ong), bagi anda yang belum pernah membaca buku TA apapun, buku ini membahas dasar-dasar TA dan ditulis dalam Bahasa Indonesia yang mudah untuk dipahami, buku ini bisa anda beli di hampir setiap toko buku besar di Indonesia.

Untuk belajar lebih dalam terutama untuk mempelajari keempat indikator populer yang dibahas di atas, anda bisa membaca buku :  John J Murphy – Tech Analysis Of The Financial Markets dan John Bollinger – Bollinger On Bollinger Band. Kedua buku ini ditulis dalam Bahasa Inggris, dan dianggap buku wajib baca bagi setiap technical anaylst.  Anda bisa mendapatkan ebook dari kedua buku di atas disini.

Dan jika anda ingin belajar membuat system trading sendiri, anda harus memiliki Software Technical Analysis seperti Metastock atau Amibroker, setelah itu anda bisa belajar dengan mencari tutorial di internet mengenai cara membuat indicator, system trading dll. Jika anda punya uang lebih anda bisa mengikuti workshop yang mengajarkan hal-hal tersebut. Atau tentunya jika uang anda berlebih anda bisa mencoba satu-satu system technical analysis yang dijual dan umumnya memiliki harga yang cukup tinggi, semoga saja ada yang cocok dengan gaya trading dan karakter anda.

Intinya proses pembelajaran dan penerapan Technical Analysis adalah perjalanan panjang yang dibentuk dengan pengalaman menggunakan indicator-indicator yang bersangkutan, masing-masing akan menemukan cara analisa yang paling sesuai untuk dirinya sendiri, yang didapat melalui pengalaman dan karakter masing-masing.

(creative-traderdotcom)


Tidak ada komentar: